ARTIKEL


Jurnalis

Undip Semarang Tidak Menerima Mahasiswa Baru Asal Malaysia

News LogoAda sebuah berita yang cukup menarik yang dimuat di situs resmi salah satu perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Di dalam sebuah kolom News bertajuk "Undip Fokus Pada Mahasiswa Dalam Negeri" dengan jelas disebutkan pada tahun ajaran 2009-2010 ini, Undip tidak menerima atau menolak mahasiswa baru asal Malaysia, sebagai sebuah wujud rasa nasionalisme, sekaligus untuk menjaga harkat dan martabat bangsa yang selama ini sering tidak dihargai oleh Malaysia.

Berikut ini adalah kutipannya.

Tuesday, 25 August 2009 09:44

Undip Fokus Pada Mahasiswa Dalam Negeri

Semarang, undip.ac.id Pada tahun penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2009 Universitas Diponegoro Semarang tidak lagi menerima mahasiswa Malaysia

Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Undip, Prof. Dr. dr. Susilo Wibowo, MS. Med, Sp. And pada saat menerima mahasiswa baru tahun ajaran 2009 di Undip Sport Stadium Tembalang pada 25 Agustus 2009. kebijakan tersebut sebagai salah satu bentuk nyata Undip pada upaya untuk menjaga harkat dan martabat bangsa yang selama ini sering tidak di hargai oleh Malaysia. Upaya untuk tidak menerima lagi mahasiswa Malaysia tersebut juga menjadi bentuk dan cara Undip mengekspresikan nasionalisme, selain itu juga disebabkan karena beberapa mahasiswa Malaysia yang belajar di Fakultas Kedikteran Undip ternyata tidak menunjukkan prestasi yang bagus.

Menurut Kahumas Undip, Agus Naryoso, pada upacara pembukaan rektor menegaskan bahwa kegembiraan dan kebanggaan bagi Undip menerima anak-anak bangsa yang berkualitas, memiliki kualitas yang bagus yang dapat masuk dan menjadi bagian dari keluarga besar Undip, komitmen dan tekad Undip untuk selalu memberikan layanan pendidikan yang sebaik-baiknya bagi mahasiswa sehingga dapat terus belajar meningkatkan dan mengembangkan prestasi. Berbagai fasilitas penunjang sudah disiapkan bagi mahasiswa baru Undip sehingga bisa belajar dengan nyaman dan baik. fasilitas tersebut adalah Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) yang terdiri dari 4 Unit dimana setiap unitnya akan mampu menampung 252 mahasiswa sehingga secara keseluruhan 1.008 mahasiswa. pada tahun ajaran baru ini sudah siap ditempati 1 unit rusunawa. sementara pada tahun 2010 mahasiswa yang belajar di Undip juga akan mendapatkan jaminan kesehatan yang lebih baik dengan di bangunnya Rumah Sakit di Kampus Tembalang serta bendungan sebagai sarana rekreasi mahasiswa. sedangkan kampus sebagai trempat perkuliahan dari tahun ke tahun ke tahun terus dibenahi dan pada tahun 2010 Undip akan menjadi kampus terpadu dengan berpindahnya Fakultas Hukum, Ekonomi, ISIP, dan Ilmu Budaya ke kampus tembalang.

(dan seterusnya...)

Walaupun demikian, ketika disinggung tentang kerja sama yang sering dilakukan Undip dengan perguruan tinggi di Negeri Jiran (Malaysia) tersebut, sang rektor mengatakan, untuk kerja sama memang masih ada yang dilakukan. Namun, kata dia, kerja sama tersebut dilakukan untuk menyerap ilmu dan teknologi yang dimiliki untuk dimanfaatkan dan dikembangkan di Indonesia, berbeda dengan penerimaan mahasiswa.

Karena itu, untuk penerimaan mahasiswa yang berasal dari Malaysia, pihaknya memutuskan untuk tidak melakukannya lagi, setidaknya dapat dilihat dalam penerimaan mahasiswa baru pada tahun ini.

Sementara itu, Kepala Humas Undip, Agus Naryoso juga membenarkan hal tersebut.

"Dulu, mahasiswa Malaysia banyak yang belajar di FK Undip, namun untuk saat ini sudah tidak ada lagi mahasiswa baru dari Malaysia," katanya. "Kalau mahasiswa Malaysia yang sudah masuk sebelum tahun ini memang masih ada, dan mereka tetap diberi kesempatan untuk menyelesaikannya, namun mahasiswa baru tidak ada lagi," kata Agus.

Sumber: zonsnews.blogspot.com
Gambar: geocities.com


Kirim Print


Comments


Comment Reply

Nama
Email
Website
Comment
Captcha